Jumat, 01 Juni 2018

Siswi Ini Sering Berangkat Sekolah Membawa Uang Saku Rp 10 Ribu, Ketika Pulang Membawa Uang Rp 1 Juta. Ternyata Ini Yang Dia Lakukan Disekolah......

Di satu home store bernama Meykata Hijab, seseorang wanita kenakan pakaian abu-abu berjilbab biru tua, tampak tengah melayani pelanggan. Wanita itu yaitu Meka Lailatul Fajri (17), yang memiliki home store itu. Siswi kelas tiga Madrasah Aliyah Nahdhatul Ulama’ (MA NU) Banat Kudus itu, yang sehari-hari pergi sekolah membawa duit Rp 10 ribu, serta pulang membawa duit Rp 1 juta.





Yang memiliki Usaha Meykata
Pada Seputarkudus. com, Meka, demikian akrab disapa, menerangkan, terkecuali buka home store, dia juga jual jilbab ke rekan sekelas lewat media daring. Menurut dia, product yang dia bikin banyak disenangi siswi serta guru sekolah. Bahkan juga tidak ingin ketinggal gurunya turut jadi reseller jilbab yang dia produksi.

“Saya kerap pergi sekolah bawa duit Rp 10 ribu, pulang bawa duit Rp 1 juta, terkadang Rp 700


ribu. Umumnya anak pondok yang pesan, jadi saya sekalian belajar serta jualan jilbab di kelas. Namun


saya tak pernah melupakan pendidikan, pendidikan tetaplah nomer satu serta paling penting untuk saya, ” ungkap Meka saat didapati di
tempat


tinggalnya, di Desa Krandon RT 1 RW 3, Kecamatan Kota, Kudus, Gang Padepokan.

Wanita yang mengawali usaha mulai sejak masihlah duduk di kelas tiga Madrasah Tsanawiyah (MTs) menyampaikan, product jilbab yang dibuat Meykata Hijab berbagai macam. Salah satunya jilbab khimar, paris, rawis, diego alfa, remple, daily serut serta ada banyak yang lain.


“Harga yang saya menawarkan bermacam, dari mulai Rp 15 ribu sampai Rp 50 ribu, bergantung type ukuran serta bahan yang dipakai, ” katanya.

Dia mengungkap, bahan jilbabnya dia beli dari Semarang. Sedang pelanggan yang kerap beli umumnya dari luar kota. Pesanan datang dari mulai Semarang, Kudus, Pati, Lombok, Makassar, Sulawesi, Papua, Kalimantan, sampai Malaysia. Menurut dia, telah sepanjang setahun paling akhir Malaysia kerap pesan jilbab. “Jilbab yang Malaysia pesan umumnya berbentuk jilbab remple serta khimar, ” terangnya.

Dia memberikan, jenis yang dipakai dalam pasarkan product jilbab yaitu dianya. Diluar itu, dia kerap didaulat jadi endorse jilbab serta ikuti lomba fashion show baju Muslimah.

“Acara apa serta dimana saya kurang tahu, yang pasti saya juara satu dahulu. Bila sebulan produksi, dapat meraih 300 – 500 pcs jilbab, ” imbuhnya.

Berbagi ke Facebook
Berbagi Ke Twitter
Share on Google+
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar