Rabu, 06 Juni 2018

Ya TUHAN, Disangka Polisi Sedang Tidur Di Jalan Karena Kecapean. Astaga Naga Ternyata Mereka Adalah.... Jangan Komen Sebelum Lihatnya...

Disangka Polisi Sedang Tidur Di Jalan Lantaran Kecapean, Astaga Naga Nyatanya Mereka Yaitu??....Satu photo yang diupload oleh kepolisian Ohio di Amerika Serikat sehingga viral dan mengajak kegeraman umum, Kamis (8/9/2016) lalu. 
 
 




Didalam mobil, seorang wanita dan seorang pria, tampak tertidur, sebentar seseorang anak kecil ada di bangku belakang.
Gambar ini diambil polisi waktu mobil ini dilihat ada di pinggir jalan 
Polisi awalannya saksikan wanita dan pria dewasa di bangku depan mobil itu dalam posisi tidur. 
Namun, nyatanya mereka tengah teler berat setelah mengonsumsin*rkob* tipe her*in! 
Llaki it didntfkasi plisi brnama Jmes Acrd 47, ssat wnita itu brnam Rhnda Psek (50). 
 Mereka disangka sebagai pasangan kekasih. 
Waktu dibangunkan polisi, Acord bicara dengan suara tidak jelas. 
text-align: justify; vertical-align: baseline;"> Ia lalu mengemukakan tengah dalam perjalanan untuk mengantak Rhonda ke rumah sakit. 
Ia bahkan juga pernah juga berusaha 
menggerakkan mobil.. 

Polisi lantas saksikan anak 
kecil di bangku belakang yang dimaksud anak Pasek, selanjutnya selekasnya berinisiatif mencabut kunci kontak mobil yang dikendarai Acord. 
Pikirkan jika mobil itu betul-betul jalan, bagaimana hidup anak kecil itu? 
Kepolisian Ohio memberikan cerita dan photo mengenai pasangan pecandu n*rkoba ini untuk menumbuhkan ras apeduli orang-orang, mengenai bahaya n*rkoba. 
Berdasar pada laporan The Weirton Daily Times, Acord lantas dijatuhi hukuman penjara selagi 180 hari dengan tuduhan menggerakkan mobil dalam kondisi efek n*rkoba, membahayakan anak-anak, dan hentikan mobil di jalanan. 
Sebentar Pasek, yang dijuluki netizen sebagai bunda ‘setan’ lantaran teler mengangkat anaknya, sehingga lolos dari penjara. 
Ia hanya diserang denda uang dengan tuduhan membahayakan anak, memakai n*rkoba, dan tidak gunakan sabuk pengaman waktu naik mobil.

Berbagi ke Facebook
Berbagi Ke Twitter
Share on Google+
Tags :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar